25 Maret 2012

Tips Mengetahui PSU Pure Watt dan Fake Watt

29 komentar

Perangkat komputer mempunyai beberapa komponen yang saling berhubungan satu sama lain. Processor, mainboard, memory, hardisk, VGA, CD/DVD, dan komponen lain yang terpasang didalam sebuah casing hanya akan bekerja bila didukung oleh satu perangkat penting yaitu Power Supply (PSU). Sesuai dengan namanya, power supply adalah pemasok utama daya listrik ke komponen-komponen sebuah komputer. Selain itu, perangkat ini juga berfungsi mengubah tegangan AC ke DC. Umumnya voltase yang dikeluarkan oleh Power Supply komputer adalah +3,3Volt, +5 Volt, +12 Volt, -5 Volt, -12 Volt, dan + 5 Volt Stand-By.

Kebanyakan orang kurang memperhatikan keberadaan komponen power supply, karena biasanya ketika membeli sebuah casing komputer sudah termasuk power supply didalamnya, serta dengan daya yang macam-macam misalnya 350 Watt, 450 Watt, 500 Watt, dan lain sebagainya. Padahal keberadaan power supply ini turut mempengaruhi harga casing.

Mungkin akan terasa menarik bagi Anda jika mendapati casing dengan harga sekitar Rp. 200.000 sampai dengan Rp. 300.000, termasuk komponen power supply dengan wattage yang besar misalnya 400/500 Watt semisal Simbadda. Namun justru disinilah bahaya yang siap mengancam komputer anda, karena dengan harga yang seperti tersebut diatas, bisa dipastikan anda tidak akan memperoleh komponen power supply yang berkualitas atau pure watt. Harga untuk sebuah power supply yang berkualitas baik berkisar antara Rp. 400.000 sampai dengan Rp. 2 juta. Memang terasa mahal dibandingkan dengan harga casing itu sendiri.
Power supply ibarat sebuah jantung. Komponen lain dalam komputer harus disuplai tenaga oleh jantung yang bagus dan sehat, agar bekerja dengan semestinya. Hal yang paling sering menyebabkan terjadinya kerusakan pada komponen komputer sebagian besar adalah akibat power supply murahan denga kualitas kurang bagus. Karena itu, jangan menganggap enteng kebutuhan akan power supply yang berkualitas baik. Berikut ciri-ciri power supply yang berkualitas :

Harga Lumayan Mahal

Seperti kata pepatah, harga tidak pernah berbohong, begitu juga dengan PSU asli. Untuk 350 Watt harga berkisar Rp. 300 ribu, 400 Watt harga berkisar Rp. 350-450 ribu, sedangkan 500 Watt harga berkisar Rp. 500 ribu sampai dengan Rp. 650 ribuan. Untuk wattage yang lebih besar, harga dipastikan lebih mahal lagi. Harga mahal ini merupakan kompensasi dari komponen yang memang memiliki kualitas yang bagus dan lebih tahan lama.

Bobot PSU
Kiri PSU Standar Berat <1Kg, Kanan PSU Branded Berat >1 Kg
Berat power supply pure lebih dari power supply fake. Bobot komponen pada PSU pure watt memiliki kualitas yang bagus seperti pada casing, kapasitor, transistor, bahkan kabel-kabelnya yang menyebabkan bobotnya bertambah.

Secara fisik, bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biaa saja. Hal ini disebabkan karena power supply yang bagus menggunakan bahan – bahan terpilih, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang lebih tebal, kapasitor yang ada didalamnya menggunakan kapasitor yang lebih banyak jumlahnya, dan lilitan kabel pada kumparan-kumparannya pun lebih banyak. Selain itu, power supply yang bagus, biasanya menggunakan kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving(seperti jaring).


Memiliki UL Number

contoh UL number on Thermaltake PSU
UL number merupakan tanda produsen sebuah power supply. Dengan mengetahui identitas produsen/pabrik power supply tersebut kita dapat mengetahui apakah kualifikasi produknya telah bersertifikasi internasional. UL Number ini dapat di cek secara online lewat situs : http://www.ul.com/database/


Memiliki label spesifikasi voltase dan ampere yang digunakan, melekat di body power supply

contoh PSU corsair

Jika kita mengukur dengan Voltmeter atau Ampere meter, spesifikasi yang ada pada label tersebut sama persis atau beda tipis dengan yang hasil pengukuran yang tertera dari pabrik.


Memiliki teknologi terkini dalam bidang kelistrikan

* Active PFC (Power Factor Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur seberapa efisien komsumsi daya listrik.

* Over Voltage Protection, yaitu kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.

* Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.

* Sertifikasi 80 Plus, dimana setiap power yang memiliki tingkat efisiensi mengkonversi listrik AC ke power DC lebih besar dari 80%.

* 90% plus, yaitu power supply yang mampu melewati efisiensi 90% lebih, dalam mengkonversi energi AC ke DC.

* SLI ready/ATi cross fireX, berarti power supply ini sudah siap untuk teknologi Multi GPU. Tapi sekedar saran dari saya, jangan tertipu tulisan dalam kemasan PSU yang memasang logo ini,karena PSU yang memakai techno ini hanya PSU kelas wahid semisal, FSP, Corsair, Silverstone, Tagan, Enlight >500watt.

* ROHS(reduction of hazardous substances), yaitu teknologi ramah lingkungan yang meminimalisir panas berlebih atau material berbahaya.


Berikut beberapa list PSU yang worth menurut saya ;

* Corsair
* Tagan
* XFX
* FSP
* Xigmantek
* Enlight
* Thermaltake
* Cooler Master
* VenomRX
* AcBel

Berikut beberapa list PSU yang bad menurut saya ;

* Epro
* Mentari
* Powercase
* Xtreme
* Speedpower
* Power Logic
* Enhance

Jika anda menemukan PSU yang bagus atau buruk, bisa di share disini.

Dan jika anda hendak membeli PSU, namun bingung untuk memilih PSU yang mempunyai daya berapa watt, disarankan untuk menggunakan TIPS INI.

29 komentar:

Posting Komentar

Like and Follow This Blog

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...